Perjalanan Uniqlo Hingga Menjadi Perusahaan dengan Skala Dunia

Perjalanan Uniqlo Hingga Menjadi Perusahaan dengan Skala Dunia

 



Uniqlo merupakan perusahan ritel asal Jepang yang pertama kali dibuka di Hiroshima, Jepang pada 1984 oleh Tadashi Yanai. Uniqlo mulai ramai dibicarakan ketika terjadi krisis ekonomi di Jepang pada akhir 1990an.

Pada saat itu, banyak orang mencari pakaian berkualitas dengan harga murah. Uniqlo pertama kali melakukan ekspansi ke luar negeri pada 2002. Uniqlo banyak membuka toko dalam waktu yang berdekatan.

Alhasil, toko-toko tersebut banyak yang harus tutup karena rugi. Tadashi mengatakan, mereka gagal membangun ‘identitas merek’ (brand identity) sebelum mendirikan toko.

Namun, Uniqlo segera bangkit dengan cara belajar dari pesaingnya, salah satunya dengan mengadopsi strategi dari merek Gap, yakni dengan melakukan produksi sendiri dan dijual secara eksklusif.

Strategi ini membuat Uniqlo berhasil menguasai pasar ritel dunia. Saat ini, toko uniqlo sudah dapat dijumpai di berbagai negara meliputi Australia, Kanada, China, Prancis, Jerman, Hongkong, Indonesia, Korea, Malaysia, bahkan Amerika Serikat.

Kesuksesan Uniqlo membuat Tadashi tercatat sebagai orang terkaya di Jepang dengan nilai kekayaan mencapai US$$16,5 milliar. Uniqlo juga tercatat sebagai perusahaan ritel no 3 yang memegang pasar dunia dibawah H&M,dan Inditex (Zara, Stradivarius, Pull&Bear).

Nilai penjualan Inditex mencapai US$ 23,27 miliar, Hennes & Mauritz (h&m) mencapai US$21,17 miliar, Fast Retailing (Uniqlo) mencapai US$17,31 miliar.

MORE FROM MY SITE