Rahasia Bukalapak Yakinkan Para Investor (2)
A- A+

Setelah mengetahui strategi marketplace Bukalapak.com dalam menjaring pengguna, terutama para pelaku UKM (Usaha Kecil dan Menengah), kesuksesan perusahaan rintisan sebenarnya tak lepas dari peran investor yang mau mengucurkan dana agar perusahaan rintisan bisa berkembang.

Bagi perusahaan rintisan, mendapat investor bukan perkara mudah. Karena, umumnya para investor akan melihat kinerja dan kontinuitas dari bisnis perusahaan rintisan tersebut.

Bila perusahaan rintisan dinilai memiliki kinerja dan prospek cerah dimasa depan, investor tak akan tanggung-tanggung mengucurkan dana. Dalam hal ini, CEO Bukalapak Achmad Zaky punya trik tersendiri.

Zaky rajin membangun jaringan profesional dengan mengikuti acara-acara yang berhubungan dengan perusahaan rintisan. Selain itu, ia aktif menjadi peserta yang selalu  memperkenalkan Bukalapak pada banyak orang.

Hasilnya, setelah satu tahun berdiri, Bukalapakk mendapat pendanaan dari Batavia Incubator (perusahaan gabungan Rebright Partners yang dipimpin oleh Takeshi Ebihara), Japanese Incubator dan Corfina Group.

Setelah mendapat pendanaan dari Batavia Incubator, Bukalapak mendapat pendanaan lain dari Gree Venture Jepang. Namun, perjuangan Zaky mendapat investor sebenarnya tak selalu berjalan mulus.

Ia sering mendapat berbagai penolakan dari proposal bisnis yang ia tawarkan pada calon investor. Salah satu penyebab kegagalan Zaky misalnya, grogi ketika pertama kali mempresentasikan bisnisnya.

Hasilnya, proposal bisnis yang sudah ia siapkan dengan matang tak bisa meyakinkan calon investor. Beruntung, Zaky mendapat kesempatan kedua untuk mempresentasikan bisnisnya, sehingga membuat petinggi Gree Venture setuju menyuntikkan dana.

Dari banyak penolakan, Zaky justru banyak berbenah dan menyadari bahwa kunci keberhasilan agar dipercaya investor adalah mampu membuktikan bila produknya berkualitas, bisa berkembang dan berkelanjutan.

Hal ini pula yang selalu Zaky pegang bersama timnya di Bukalapak untuk selalu berbenah demi kemajuan bisnisnya di masa depan.