Tiru Perusahaan Ini Dalam Mempertahankan Penjualan Saat Daya Beli Lesu
A- A+

Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi bisnis dan ekonomi nasional sedang melambat. Perlambatan ini menyebabkan daya beli masyarakat turun sehingga bisnis tidak bisa tumbuh optimal.

Meski demikian, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berhasil menjaga pertumbuhannya. Saat ekonomi melambat, sektor otomotif menjadi salah satu bisnis yang mengalami gejolak.

Meski begitu, BCA mendapati bahwa kondisi tersebut tak berdampak pada lini bisnis Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) BCADeputy Director BCA Finance Herry Mulyanto Somantri memiliki resep khusus agar bisnis selalu tumbuh.

Selalu Mendekatkan diri Pada Konsumen (Nasabah)

Salah satu langkah yang bisa diambil adalah mempermudah akses KKB BCA pada nasabah. “Ini merupakan hal wajib,” katanya. Karena itu, kata Herry, BCA rajin mengadakan pameran (expo) atau ajang kumpul dengan nasabah.

BCA juga rajin mengikuti kegiatan yang membuka kesempatan untuk semakin sering bertemu dengan nasabah. Demikian, katanya, nasabah bisa merasa semakin dekat dan nyaman dengan BCA.

Meningkatkan Pelayanan dan Kerjasama

Dalam menghadapi persaingan, Herry bilang, inovasi adalah hal wajib. BCA terus mengajak diler untuk melakukan kerja sama BCA. Alhasil, BCA bisa menawarkan pilihan yang beragam pada nasabah.

"Kami juga terus berusaha agar proses pengajuan KKB lebih cepat dibanding sebelumnya. Kini, proses pengajuan KKB hanya memakan waktu 2-3 hari kerja," sebut Herry pada Konferensi Pers BCA Expo 2017 di Hotel Mason Pine Bandung.

Tak hanya itu, mengejar target KKB, BCA juga akan membuka beberapa kantor cabang di seluruh Indonesia untuk memperluas jangkauan.  BCA juga menggandeng sistem daring di Dirjen Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Tujuannya, untuk mempermudah dan mengefisiensikan proses kredit kendaraan bermotor di BCA. BCA juga terus menawarkan suku bunga yang menarik dengan paket-paket khusus pada nasabah.

Inovasi

Kendati merupakan salah satu pemain besar di bisnis KKB, BCA tak berhenti berinovasi. Dalam satu sampai tiga tahun mendatang, BCA mengaku sedang mempersiapkan sebuah aplikasi yang memungkinkan nasabah mengajukan kredit kendaraan bermotor secara daring.

"Itu salah satu upaya inovasi kita agar tidak kalah dengan perusahaan keuangan berbasis teknologi (fintech)," tambah Herry. Menurut pengamatannya, beberapa tahun terakhir, nasabah KKB BCA mengalami pergeseran.

Saat ini, usia nasabah BCA yang mengajukan KKB pun semakin muda. Banyak yang masih berusia 30-40 tahun. "Mereka bisa mengunggah persyaratan untuk KKB sehingga proses menjadi lebih cepat," katanya.

Regional Manager KKB BCA Pantja A.C. Wibisana menyebutkan, di tahun lalu, total penyaluran kredit kendaraan bermotor BCA di wilayah Bandung dan sekitar mencapai Rp800 miliar.

Di tahun ini, Pantja optimistis penyaluran KKB BCA bisa menembus Rp1 triliun.