Bila Pemilik Kartu Kredit Meninggal, Ahli Waris Perlu Tahu Ini

Bila Pemilik Kartu Kredit Meninggal, Ahli Waris Perlu Tahu Ini

Tidak ada yang bisa memprediksi masa depan. Lebih baik membekali diri dengan pengetahuan, daripada terlambat di kemudian hari. Seperti kasus yang tidak biasa ini. Bila anggota keluarga pemilik kartu kredit meninggal, bagaimana nasib tagihan yang ada?

Jawabannya adalah, utang tersebut menjadi tanggungan ahli waris. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana bila ahli waris tak sanggup melunasi utang tersebut? Menurut laporan Bisnis Indonesia, ada dua hal bisa ditempuh ahli waris.

Pertama, menanyakan pihak bank apakah nasabah yang meninggal membayar asuransi kredit yang termasuk dalam komponen utang kartu kredit tersebut. Saat mengajukan utang, memang tak semua nasabah ditawari asuransi kredit.

Bila nasabah ditawari sekalipun, nasabah tidak harus membeli produk asuransi tersebut, kecuali memang sudah bundling. Bila ternyata premi asuransi kredit dibayarkan dalam cicilan, maka sebagai ahli waris kamu akan bebas dari utang yang tersisa.

Ke depan, semua cicilan utang akan dibayarkan oleh perusahaan asuransi. Bila tidak ada asuransi kredit, kamu bisa mengajukan pilihan penghapusan utang pada bank. Ada sejumlah tahapan untuk mengajukan penghapusan utang ini, dan itu tidak mudah.

Namun, pilihan ini mungkin dilakukan meski dapat menimbulkan dampak negatif. Namamu dan keluargamu akan tercatat dalam catatan buruk di Sistem Informasi Debitur (SID) di Bank Indonesia (BI).

Konsekuensinya, ahli waris yang bertanggung jawab terhadap utang tersebut akan kesulitan mendapat kredit dari lembaga jasa keuangan formal seperti perbankan atau perusahaan pembiayaan (multifinance) di masa depan.

Mengapa? Karena kamu tercatat dalam daftar kredit macet. Meski memungkinkan untuk menghapus utang, Direktur BCA Santoso Liem seperti dikutip Bisnis menyebutkan, bank biasanya akan membantu nasabah dengan segala cara untuk dapat melunasi semua tunggakan utang.

Misalnya, bank akan menyisir semua aset peninggalan nasabah untuk membayar kewajibannya. Bank juga dapat melakukan negosiasi dengan ahli waris terkait besar bunga yang harus dibayarkan.

Santoso juga menyarankan, pertimbangkan produk asuransi kredit untuk meminimalisir tunggakan tagihan kartu kredit terhadap ahli waris.

MORE FROM MY SITE