Jebakan Ini Bisa Membuatmu Miliki Gaya Hidup Konsumtif (2)

konsumtif
konsumtif

Tak Menggunakan Uang Tunai

Melakukan transaksi dengan kartu kredit berbeda dengan uang fisik. "Belanja dengan kartu kredit bisa mengacaukan pengaturan keuangan," ujar Motivator Keuangan Tung Desem Waringin seperti dikutip Detik.

Hal ini bisa terjadi karena ada penundaan posting dan membuatmu seolah merasa uangmu tidak berkurang. Namun, kartu kredit tidak melulu merugikan, bila jeli, ada promosi yang menguntungkan.

Barang Diskon

Tulisan besar berwarna merah dengan angka 30%, 50% atau bahkan 70% tentu akan menarik siapa saja untuk melihatnya. Barang diskon tidak sama dengan barang yang wajib (kebutuhan) kamu beli atau benar-benar murah. Bisa saja, harganya sudah di mark-up. Jadi, jelilah membandingkan harga.

Gaya Hidup

Tiap orang memang memiliki gaya hidup yang berbeda-beda sesuai kemampuan masing-masing. Namun, sadar atau tidak, selalu ada orang yang memaksakan diri. Dalam jangka panjang, tanpa sadar orang tersebut akan menyadari bahwa keuangannya kritis. Jadi, sesuaikan saja dengan kemampuan.

Kekuatan Semu

Memiliki uang akan memberi seseorang rasa memiliki kekuatan dan kendali. Padahal, hal tersebut bukanlah kenyataan yang ada. Kekuatan palsu ini harus tetap kamu taklukkan agar kondisi keuangan tetap sehat.

Pembuktian Diri

Tak sedikit yang melihat tingkat kesuksesan seseorang melalui barang atau kekayaannya. Alhasil, kamu tak segan menghabiskan Rp1 juta untuk ke salon, Rp3 juta untuk beli baju, atau Rp500 ribu untuk makan hanya untuk mendapat pengakuan. Jadi, pikir ulang kebiasaan ini.

MORE FROM MY SITE