Miliki Kemampuan Ini Bila Ingin Karier yang Bersinar
A- A+

Asosiasi Psikolog Amerika mengungkap, kini makin banyak pengambil keputusan makin selektif memilih karyawan. Dalam proses rekrutmen, mereka tak hanya memikirkan kemampuan kerja, juga karakter, keterampilan komunikasi dan pembawaan alami.


Jurnal Edukasi Bisnis menambahkan, para manajer lebih suka calon karyawan dengan keterampilan komunikasi dan analisis baik. Hal-hal seperti ini, kata jurnal tersebut, tidak tertulis jelas dalam deskripsi pekerjaan.


Soft skills adalah keterampilan yang perlu kamu pelajari dan tingkatkan secara terus menerus. Bila penasaran, ini dafta kemampuan tersebut seperti dilansir CNBC.


Kemampuan Memecahkan Masalah


Pakar Pengembangan Karier Vicki Salemi menyebut, salah satu cara meningkatkan keterampilan dalam hal ini adalah evaluasi situasi. Bonusnya, kamu bisa membuat keputusan paling masuk akal dari sebuah masalah.


Bila kamu melakukan wawancara kerja, biasanya mereka akan memberi salah satu contoh kasus. Mereka akan menatangmu mencari solusi terbaik dengan jelas, metodik dan efektif. Pewawancara akan melihat dan menilai hal itu.


Memperhatikan Hal Secara Rinci


Lebih dari 40% manajer hanya membaca riwayat kerja kurang dari 60 detik. Career Builder melakukan survei itu pada 2016. Responden survei melibatkan 2.100 profesional HR di berbagai bidang industri.


Karena itu, jika kamu salah tulis atau ketik, kamu akan tersingkir. Sebelum mengirim, pastikan kamu sudah melakukan cek ulang kata demi kata, penggunaan huruf besar dan tanda baca.


Kuasai Microsoft Office


Terkait hal ini, kamu tak perlu menuliskannya di resume. Semua orang dianggap sudah paham. Bila kamu belum terlalu menguasai salah satunya, pelajari melalui internet.


Teknik Pemasaran


Di dalam dunia kerja, calon pekerja dianggap harus tahu hal-hal dasar mengenai promosi, pelayanan dan produk. Untuk meningkatkan pengetahuan ini, pelajari melalui media sosial atau membagi artikel terkait bidang kerjamu.


Bila kamu rajin melakukan ini melalui Facebook , Twitter atau Instagram, mereka bisa melihat bahwa kamu benar-benar tertarik di industri ini. Kamu juga bisa mempelajarinya melalui influencer dari merek-merek terkenal dan besar.


Kamu bisa mendengar bagaimana pendapat atau trik dari mereka. Dalam proses wawancara kerja, kamu bisa memberi contoh bagaimana mereka melakukan pekerjaannya.


Kemampuan Bicara dan Menulis


Dalam hal komunikasi, baik secara langsung maupun tertulis, kamu harus melakukannya dengan jelas, profesional dan sopan. Ketika berbicara, pastikan kamu melakukannya dengan jelas, memandang mata dan bahasa tubuh yang mendukung.


Ketika melakukan komunikasi melalui surat elektronik, tulis idemu dengan jelas. Semakin sering berlatih, kamu akan semakin mahir.