Penetrasi Kondom di Indonesia Masih Rendah
A- A+

Menurut data Kementerian Kesehatan RI, jumlah pengidap HIV/AIDS di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 52% dalam kurun lima tahun terakhir. Ironisnya, jumlah ini tak seiring pertumbuhan jumlah penggunaan kondom.

Kondom merupakan salah satu alat yang mampu mencegah penyakit seksual menular tersebut. Baru-baru ini, Marketing Director Reckitt Benckisser Indonesia Faraz Shamsi mengungkap, penetrasi kondom di Indonesia baru mencapai 2,5%.

Tentu angka ini cukup kecil mengingat populasi Indonesia sudah lebih dari 250 juta jiwa. Pada 2013 saja, diketahui bahwa kebutuhan kondom di Indonesia mencapai lebih dari 129 juta buah per tahun.

Selain itu, dari angka tersebut, diketahui bahwa pesanan dari BKKBN mencapai 450 ribu buah, dan 50 ribu dari ritel. Tentu angka tersebut sudah mengalami perubahan di tahun ini.

Sayangnya, belum ada data resmi yang memberikan gambaran mengenai hal tersebut. Namun, diketahui bahwa salah satu penyebab rendahnya penggunaan kondom di masyarakat adalah, banyak orang merasa kenikmatan dan sensasi saat berhubungan seks menjadi berkurang.

Meski demikian, penjualan kondom di Indonesia meningkat 10% dari tahun ke tahun. Artinya, kesadaran menggunakan kondom juga mulai meningkat.