Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Membuka Kafe
A- A+

Meski belum memiliki banyak pengalaman seperti generasi senior, generasi muda pun sebenarnya banyak yang sudah membuktikan diri bahwa mereka mampu merintis bisnis dan sukses.

Kesuksesan inilah yang menjadi bukti bahwa generasi muda juga tidak takut merintis bisnis namun tetap melakukan perhitungan dalam melakukan inovasi dan ekspansi bisnis.

Di kalangan generasi muda ini, salah satu bisnis yang sedang menjadi pilihan adalah kafe. Hal ini terlihat dari banyaknya kafe yang bermunculan dengan konsep yang beraneka ragam.

Hal terpenting, potensi pasarnya masih sangat besar, karena banyak yang memanfaatkan kafe untuk sekadar mengobrol, bekerja atau bertemu klien. Bila kamu juga tertarik membuka kafe, ada beberapa langkah yang bisa kamu ambil untuk menarik pelanggan.

Ikuti langkah berikut seperti ditulis Detik.

Analisis Pasar
Bagi bisnis, analisis adalah hal penting untuk mencari jenis bisnis yang berpotensi serta melihat peluang pasar yang ada. Dalam bisnis kafe, analisis bisa membantu mencari lokasi kafe yang potensial serta melihat potensi pelanggan yang ada.

Jadi, lakukan survei terlebih dahulu sebelum merintis bisnis kafe, terutama dengan metode wawancara agar kamu dapat dengan mudah memetakan kebutuhan bisnis kafe yang akan kamu rintis.

Rancang Konsep
Buat konsep semenarik mungkin. Saat ini, hal pertama yang dilihat dari sebuah kafe adalah konsep tempat. Konsep menarik tentu mampu menarik perhatian pelanggan dan membuat mereka menjadi brand ambassador yang akan mengunggah foto kafe milikmu di akun media sosial mereka.

Modal
Setelah melakukan analisis dan bidikan pasar serta menyusun konsep, cek lagi apakah konsep tersebut sesuai dengan dana yang sudah kamu siapkan. Jika modal kurang, buat konsep yang lebih sederhana dari konsep yang sudah direncanakan.

Namun, pastikan untuk tetap memakai konsep tersebut. Kamu hanya perlu modifikasi, dan minimalisir pengeluaran agar tidak lebih besar dari modal awal.

Menu Unik

Pelanggan akan selalu mencari tempat dan menu unik dari sebuah kafe. Jadi, cobalah membuat menu makanan yang kreatif. Kamu bisa modifikasi makanan agar tampak menarik dan unik.

Bila tidak ahli dalam hal ini, kamu bisa bekerjasama ahli makanan. Menu unik dan enak sama pentingnya dengan tempat yang nyaman dan unik.

Pelayanan Terbaik
Bila tempat sudah bagus dan makanan enak, tambah dengan pelayanan yang ramah. Pelanggan akan betah, terlebih lagi bila kamu menerapkan sistem 3S (Senyum, Salam dan Sapa). Hal ini akan ini membuktikan bahwa keramahan juga menjadi nilai tambah kafe milikmu.

Kiat Pemasaran

Promosi di Media Sosial
Media sosial saat ini menjadi alat komunikasi yang cukup efektif untuk memaksimalkan jangkauan sekaligus meminimalisir pengeluaran biaya pemasaran. Maksimalkan media sosial dengan konten yang selalu baru agar pelanggan tahu apa yang kamu sediakan.

Promosi Kafe ke Komunitas Tertentu
Fokus pada komunitas tertentu seperti klub motor, sepeda, blogger atau lainnya akan sangat membantu agar kafe milikmu semakin dikenal. Dari hasil ulasan mereka, kamu juga bisa mendapat pelanggan potensial.

Promosi dari Mulut ke Mulut (word of mouth)
Promosi konvensional ini juga sangat ampuh mengundang orang berkunjung. Jika kafe milikmu punya tema dan hidangan unik, kemungkinan besar mereka akan menyebarkannya ke orang lain.

Lain kali mereka berkunjung, mereka bisa jadi akan membawa bersama teman, rekan kerja atau keluarga.